HOME
Home » Informasi » Rumus Hitung Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Rumus Hitung Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Tanggal 9 May 2021

Cek informasi terbaru SAMSAT Keliling Online terkait Rumus Hitung Denda Pajak Kendaraan Bermotor. Lokasi dan jadwal pelaksanaan untuk perpanjangan STNK Online melalui layanan SAMSAT Corner, Samsat Keliling dan Samsat Desa dalam topik atau wilayah Informasi. Perhatian! info berikut mengambil data dari jadwal terbaru atau sebelumnya jika belum tersedia

Samsatkeliling.info – Makin ketatnya ketentuan yang berkaitan dengan administrasi kendaraan bermotor diantaranya adalah tentang terlambatnya bayar pajak kendaraan motor.

Rumus Hitung Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Tidak cuma telat dalam perhitungan tahun, tetapi keterlambatan dalam perhitungan hari juga sudah mulai terhitung dalam perhitungan denda. Kalau sudah kelamaan pajak STNK mati bisa saja pihak kepolisian memblokir keterangan data yang ada pada STNK.

Saat Anda lupa untuk membayar pajak kendaraan motor Anda karena itu STNK akan mati untuk sebentar. Anda harus bayar pajak kendaraan motor Anda dan denda dari keterlambatan pembayaran tersebut, denda itu dihitung mulai dari 2 hari telatnya pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan penghitungan dimulai dari 2% dan sampai dengan denda maksimal sejumlah 25%. Denda itu akan dihitung dari angka PKB yang tercantum dalam STNK. Berikut Rumus Hitung Denda Pajak Kendaraan.

Rumus Hitung Denda Pajak Kendaraan

Perhitungan denda PKB adalah 25% per tahun dan denda SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) sebesar Rp 32.000 untuk roda dua dan Rp 100.000 untuk roda empat

  • Keterlambatan 2 bulan: PKB x 25% x 2/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 3 bulan : PKB x 25% x 3/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 6 bulan : PKB x 25% x 6/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 8 bulan : PKB x 25% x 8/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 10 bulan : PKB x 25% x 10/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 1 tahun : 1 x PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 2 tahun : 2 x PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 3 tahun : 3 x PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ
Baca juga :  Segini Pajak Yamaha NMAX 155 Terbaru 2021

Cara hitung denda itu berlaku untuk tahun ke 2 sampai tahun ke 4 untuk keterlambatan pembayaran pajak kendaraan motor. Denda maksimal yang bakal Anda terima ialah 48%.

Contoh Cara Menghitung Denda Pajak Motor

cek denda pajak melalui plat nomor

Sebagai contoh kami akan memberikan ilustrasi saat anda telat mengurus perpanjangan STNK atau pembayaran pajak motor dengan plat nomor AB 3000 AA. Anda bisa melakukan cek berapa besaran pajak yang akan dikenakan via cek plat nomor.

Contoh perhitungan denda pajak motor 7 bulan

Diketahui data motor dengan plat nomor AB3000AA memiliki nilai jual (PKB) sebesar Rp. 174.000, maka jika anda akan membayarnya sekarang yakni terhitung terlambat bayar pajak selama 4 tahun rumus perhitungannya adalah :

  • Keterlambatan 5 tahun: 5 x PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ

Anda harus membayar atas keterlambatan pajak motor dengan nilai denda tersebut dengan biaya denda sebesar Rp. 377.000,-. Nilai tersebut diluar biaya pergantian plat nomor karena dalam kasus ini keterlambatan pajak 5 tahun tentunya harus dibarengi dengan pajak 5 tahunan.

Meningkatnya biaya denda pajak motor karena telat membayar pajak dan atau mengurus perpanjangan STNK akan langsung berlaku di hari berikutnya. Sehingga kami sarankan untuk pemilik kendaraan bermotor supaya selalu membayarkan pajak tepat waktu.

Demikian Rumus Hitung Denda Pajak Motor Paling Komplet.

Update secara berkala pada website samsatkeliling.info akan di lakukan kembali pada Senin, 10 Mei 2021. Pastikan anda untuk selalu mengecek jadwal samsat keliling terbaru, karena jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Jika belum ketemu, silahkan menggunakan fitur pencarian di atas.